Label

Nurel Javissyarqi Esai Kitab Para Malaikat Karya Lukisan: Andry Deblenk Media: Crayon on Paper Menggugat Tanggung Jawab Kepenyairan Sutardji Calzoum Bachri Kritik Sastra Hasnan Bachtiar Ignas Kleden Puisi Resensi Catatan Sutardji Calzoum Bachri Fahrudin Nasrulloh Robin Al Kautsar Sajak Surat Asarpin Awalludin GD Mualif Berita Utama Dimas Arika Mihardja Fikri MS Iskandar Noe Mahmud Jauhari Ali Maman S. Mahayana Muhammad Rain Potret Sang Pengelana (Nurel Javissyarqi) Sabrank Suparno SelaSastra Boenga Ketjil Siwi Dwi Saputro Sofyan RH. Zaid Suryanto Sastroatmodjo Tosa Poetra Trilogi Kesadaran A. Qorib Hidayatullah Adzka Haniina Al Barri Aguk Irawan MN Agus B. Harianto Ali Topan Diantoko Balada-balada Takdir Terlalu Dini Ballads of Too Early Destiny Catatan KPM Chamim Kohari Chicilia Risca Christian Zervos Dami N. Toda Darju Prasetya Denny Mizhar Dwi Cipta Eka Budianta Evan Ys Fanani Rahman Hadi Napster Heri Listianto Herry Lamongan Hudan Hidayat Imamuddin SA Imron Tohari Inspiring Writer Komunitas Deo Gratias Liza Wahyuninto Lukisan Marhalim Zaini Mh Zaelani Tammaka Mofik el-abrar Noor H. Dee Noval Jubbek PDS H.B. Jassin Pengantar KPM Pengantar antologi puisi tunggal “Sarang Ruh” Picasso Rabindranath Tagore Rakai Lukman Raudal Tanjung Banua Rengga AP Saut Situmorang Self Portrait Self Portrait Nurel Javissyarqi by Wawan Pinhole Sergi Sutanto Shiny.ane el’poesya Sigit Susanto Sihar Ramses Simatupang Sunu Wasono Sutejo Tarmuzie Tengsoe Tjahjono Wawan Eko Yulianto Wawan Pinhole Yona Primadesi

6.08.2011

Sajak Imron Tohari

Dalam Pencarian Tuhan

Biar matahari hanya untuk siang
Bukan berarti dia tiada kala malam
Kecuali ianya meringkuk di sebalik awan langit

Biar bulan hanya untuk malam
Bukan berarti dia tiada kala siang
Kecuali ianya meringkuk di sebalik awan langit

Di sudut bumi belah setengah
Masih perlukah mempertanyakan lagi
Ada dan tiada
Maujud dan tak maujud

Siapa berhasrat meneguk niat membimbing cahaya rasa,*
mengubah kidungan langit demi peribadatan,*
tapi mereka enggan penasaran*

Lalu pikiran dan keyakinan serta merta beradu dentam
Diantara siang dan malam hasrat duniawi menikam-nikam gairah

=========
* dipetik dari karya Nurel Javissyarqi, “Kitab Para Malaikat” Antologi tunggal; hal.90 – XV:LXIX.

Tidak ada komentar: